Seni Menulis Kode: Mengapa "Clean Code" Itu Penting?

25 Jan 2026 4,923 views 2 min read

Seni Menulis Kode: Mengapa "Clean Code" Itu Penting?

Dalam dunia programming, ada pepatah populer: "Menulislah kode seolah-olah orang yang akan memelihara kodemu adalah seorang psikopat yang tahu di mana kamu tinggal." Menulis kode bukan sekadar membuat program berjalan, tapi tentang bagaimana manusia lain (termasuk dirimu di masa depan) bisa membacanya.


1. Penamaan Variabel yang Deskriptif :

Hindari penamaan variabel yang misterius seperti x, y, atau data. Gunakan nama yang menjelaskan maksudnya.

  • Buruk: $d = 10;
  • Baik: $jumlah_hari_kerja = 10;

2. Gunakan Prinsip DRY (Don't Repeat Yourself) :

Jika kamu menulis logika yang sama berulang kali, itu tandanya kamu harus membungkusnya ke dalam sebuah fungsi atau class. Duplikasi kode adalah sumber utama bug saat aplikasi berkembang.

3. Contoh Implementasi Sederhana :

Berikut adalah contoh perbandingan fungsi di JavaScript yang ditulis secara berantakan vs rapi :


Versi Berantakan :

Javascript
function cek(a) {
if(a > 18) { return true; }
else { return false; }
}

Versi Rapi :

Javascript
const minimalUsiaDewasa = 18;

function apakahSudahDewasa(usia) {
  return usia >= minimalUsiaDewasa;
}


4. Komentar: Gunakan Seperlunya

Kode yang bagus seharusnya bisa "menjelaskan dirinya sendiri". Gunakan komentar hanya untuk menjelaskan mengapa kamu melakukan sesuatu (logika bisnis), bukan apa yang dilakukan kode tersebut.

Pro Tip: Jika kamu harus menulis komentar panjang untuk menjelaskan satu baris kode, mungkin baris kode tersebut perlu diperbaiki agar lebih simpel.


5. Kesimpulan

Coding adalah maraton, bukan sprint. Meluangkan waktu ekstra 5 menit untuk merapikan kode hari ini akan menyelamatkanmu dari pusing berjam-jam di bulan depan.